Ad Code

Anda ingin Trading Crypto,Ketahui dulu Resikonya

Aset Digital atau Cryptocurrency semakin banyak di kenal oleh masyarakat luas,banyak cara untuk bisa mendapatkan aset digital ini di antaranya menambang (Mining),Faucet,dan Trading (Jual beli). untuk mining bitcoin misalnya akan di butuhkan sumber daya yang mahal sehingga masih jarang yang menggunakan cara ini,sedangkan untuk faucet adalah cara mendapatkan crypto secara gratis namun hasilnya sangat tidak memadai dan tidak sesuai dengan tenaga yang kita keluarkan. Nah untuk cara yang ketiga ini adalah trading.

Trading Cryptocurrency menawarkan peluang yang sangat menggiurkan,kita bisa mendapatkan keuntungan dari selisih harga sebuah coin. Prinsip trading cryptocurrency pada dasarnya sangat sederhana seperti perdagangan konvensional pada umumnya yaitu beli di harga rendah dan jual di harga tinggi. Namun di balik itu semua ada resikonya juga yang harus kita ketahui.

Berikut adalah Resiko Trading Cryptocurrency: 
1. Harganya Menurun kena Dumper
Trading Crypto berbeda dengan Trading Forex,di sini tidak ada istilah Margin Call atau MC namun ada istilah nyantol, ketika kita membeli suatu coin pada harga tertentu selang beberapa waktu harganya malah turun terus bahkan bisa mencapai ribuan persen,misalnya saja harga belinya 1000 satoshi dan sekarang harganya tinggal 1 satoshi karena di dump orang maka inilah yang di namakan nyantol.dan ini sering terjadi biasanya pada token yang baru selesai ICO dan baru rilis di exchange.

2. Situs Exchange Scam
Salah satu resiko dalam trading crypto apabila sewaktu waktu situs exchange tempat kita trading dan menyimpan coin menjadi scam. Baru baru ini ada berita yang sangat mengejutkan dari Idax salah satu exchange yang terbilang bagus,kabarnya bahwa CEO nya kabur entah kemana dan sekarang mereka menangguhkan deposit dan penarikan di situs mereka hingga waktu yang belum di tentunkan.Kabar ini saya peroleh dari coinmarketcap.


Sontak banyak yang protes di akun twitter IDAX,namun twitternya sendiri terakhir kali update pada bulan November 2019. bahkan grup telegram idax juga sudah hilang.



Lalu bagaimana memilih situs Exchange yang terpercaya? kita bisa melihat situs exchange top di coinmarketcap dan yang mempunyai volume yang besar. namun sekali lagi belajar dari kasus Idax ini kita harus lebih jeli dalam memilih situs Exchange

3. Situs Exchange terkena hack
Hal yang mungkin terjadi adalah situs Exchange tempat kita trading cryptocurrency di hack orang sehingga kita kehilangan aset di dalam akun exchange kita, peristiwa ini pernah terjadi pada MtGox beberapa tahun silam yang sangat menghebohkan. namun pada waktu itu belum begitu banyak orang yang mengenal Bitcoin Cryptocurrency sehingga beritanya tidak tersebar luas.

4. Resiko ke empat adalah tidak bisa mengakses akun dan tidak bisa WD
Hal ini pernah saya alami,sudah terlanjur melakukan deposit pada salah satu Exchange namun exchange tersebut tidak menerima klien dari negara lain sehingga sayya tidak bisa melakukan KYC sedangkan untuk bisa WD syaratnya harus lulus KYC terlebih dahulu.

Untuk kasus tidak bisa mengakses akun ini bisa terjadi jika kita kehilangan Google Authenticator atau kehilangan nomen HP karena kebanyakan situs exchange mengggunakan otentikasi 2 langkah untuk mengakses akun. Namun untuk masalah ini masih bisa di atasi dengan minta bantuan klient support pada situs Exchange tersebut.
Close Menu